Saturday, 06 June 2026
Berita Utama

Kebakaran Gudang Makanan dan Minuman di SiRIE Sidoarjo Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban

SIDOARJONEWS

SIDOARJONEWS

Tim Redaksi

31 May 2026
17:05 WIB
3 menit baca
17 views
Kebakaran Gudang Makanan dan Minuman di SiRIE Sidoarjo Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban
Kebakaran Gudang Makanan dan Minuman di SiRIE Sidoarjo Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban
Bagikan:

KOTA, SIDOARJONEWS.id – Kebakaran gudang PT Prambanan Kencana di kawasan SiRIE Jalan Lingkar Timur, Desa Rangkah Kidul, Kabupaten Sidoarjo, menggegerkan warga pada Jumat (29/5) dini hari. Kepulan asap pekat terlihat membumbung tinggi dari area gudang penyimpanan bahan makanan dan minuman saat sebagian besar warga masih beristirahat.


Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran karena terjadi di kawasan industri yang memiliki aktivitas cukup padat. Namun, respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api merembet ke bangunan maupun area lain di sekitar lokasi kejadian.


Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, mengatakan bahwa laporan mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.58 WIB. Setelah informasi diterima, tim pemadam segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya penanganan.


Menurut Yoli, langkah cepat dilakukan guna mengendalikan kobaran api agar tidak semakin membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.


“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujar Yoli.


Dalam operasi pemadaman tersebut, BPBD Damkar Sidoarjo mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Armada tersebut berasal dari Pos PMK Candi, Kota, Buduran, dan Waru yang diterjunkan secara bersamaan untuk mempercepat proses penanganan.


Petugas langsung melakukan pemetaan titik api setibanya di lokasi. Berkat koordinasi yang berjalan baik, proses pemadaman dapat berlangsung secara efektif tanpa mengalami hambatan berarti.


Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.35 WIB. Dengan demikian, proses penanganan berlangsung kurang lebih selama 37 menit sejak laporan pertama kali diterima oleh petugas.


Yoli menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan gudang penyimpanan bahan makanan dan minuman. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 8 meter x 6 meter atau sekitar 48 meter persegi.


Meski api sempat membesar dan menimbulkan asap pekat yang terlihat dari kejauhan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah potensi risiko yang biasanya muncul dalam peristiwa kebakaran bangunan.


“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas juga tidak mengalami kendala saat proses pemadaman berlangsung,” jelasnya.


Gudang yang terbakar diketahui merupakan milik Dani Solikin. Selain sebagai pemilik gudang, Dani Solikin juga tercatat sebagai pelapor yang pertama kali melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran.


Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih belum dapat dipastikan. Aparat terkait masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui sumber api yang memicu kebakaran di gudang tersebut.


Selain penyebab kebakaran, jumlah kerugian materiil yang ditimbulkan akibat insiden tersebut juga masih dalam tahap pendataan. Petugas masih mengumpulkan berbagai informasi yang diperlukan guna melengkapi laporan kejadian secara menyeluruh.


Proses pendataan dilakukan setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh dampak kebakaran dapat diketahui secara rinci dan akurat.


Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di kawasan SiRIE kembali terkendali. Aktivitas di sekitar lokasi pun dapat berlangsung normal tanpa adanya ancaman lanjutan dari kobaran api.


Yoli menegaskan bahwa kondisi di lokasi kejadian saat ini telah aman dan kondusif. Sementara itu, penyelidikan terkait penyebab kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.


“Situasi sudah aman dan kondusif setelah proses pemadaman selesai. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dilakukan pendataan lebih lanjut,” tandasnya.


(Yard)

SIDOARJONEWS

SIDOARJONEWS

Tim Redaksi

Portal berita terpercaya menyajikan informasi terkini seputar Sidoarjo dan sekitarnya.