Sunday, 07 June 2026

Konvoi Liar Pesilat Bikin Resah, 9 Remaja Diciduk Polisi Waru. Ada yang Tabrak Rombong Tahu Tek

SIDOARJONEWS

SIDOARJONEWS

Tim Redaksi

27 Jul 2025
21:53 WIB
2 menit baca
5 views
Konvoi Liar Pesilat Bikin Resah, 9 Remaja Diciduk Polisi Waru. Ada yang Tabrak Rombong Tahu Tek
Konvoi Liar Pesilat Bikin Resah, 9 Remaja Diciduk Polisi Waru. Ada yang Tabrak Rombong Tahu Tek
Bagikan:

Konvoi Liar Oknum Pesilat di Waru Dibubarkan Polisi, Sembilan Remaja Diamankan WARU, SIDOARJONEWS.id – Aksi konvoi liar yang diduga dilakukan sekelompok remaja dari perguruan silat membuat warga Waru resah. Beruntung, polisi cepat bertindak. Sebanyak sembilan remaja berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Waru pada Minggu (27/7) dini hari. Para remaja itu ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni di Desa Wadungasri, Desa Tambakoso, dan Desa Berbek.

Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Nganjuk, Surabaya, Lamongan, dan Sidoarjo. Usia mereka pun masih remaja, antara 16 hingga 23 tahun. “Saat itu kami sudah siaga sejak tengah malam. Sekitar pukul 01.00 dini hari, kelompok pertama diamankan di Wadungasri, lalu menyusul di Tambakoso dan terakhir di Berbek sekitar pukul 03.00,” ujar Kanit Reskrim Polsek Waru, AKP Adik Agus Putrawan.

Dari hasil penyelidikan, para remaja itu konvoi menggunakan sepeda motor secara beriringan. Saat hendak dibubarkan polisi, mereka sempat panik. Bahkan, salah satu dari mereka menabrak rombong jualan tahu tek di pinggir jalan. “Ada yang panik dan kabur, sampai nabrak rombong tahu tek,” tambah AKP Adik.

Meski tidak ditemukan senjata tajam, aksi konvoi tersebut dinilai cukup meresahkan dan membahayakan pengguna jalan lain. Beberapa dari mereka mengaku ikut konvoi karena ajakan teman usai menghadiri acara kopi darat. “Kebanyakan cuma ikut-ikutan. Tapi tetap kita amankan dan beri pembinaan,” jelasnya.

Sebagai bentuk sanksi, para remaja tersebut diminta membersihkan area Mapolsek Waru. Orang tua dan perangkat kelurahan juga dipanggil untuk menyaksikan proses pembinaan tersebut. “Kami harap ini jadi pelajaran. Kalau terulang lagi, akan kami proses hukum,” tegas AKP Adik.

(Hnf).

SIDOARJONEWS

SIDOARJONEWS

Tim Redaksi

Portal berita terpercaya menyajikan informasi terkini seputar Sidoarjo dan sekitarnya.